Menipu dari Dalam Lapas, Dua Tersangka Dijerat UU ITE

SAMARINDA – Penipuan bermodus pemalsuan identitas yang melibatkan dua tersangka, yakni AJ (45) dan ST (37) berhasil diungkap Unit Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel dengan dibantu oleh Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim dan Polresta Samarinda, pada Rabu (19/6/2019).

Ketika dikonfirmasi mengenai pengungkapan ini, Direktur Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol. Budi Suryanto, S.H , M,Si, menyebut, kedua tersangka masing-masing telah berada di Lapas 2A Samarinda dan Rutan Mapolsek Samboja, Kutai Kartanegara.

Kombes Pol. Budi membeberkan, kasus ini diinisiasi oleh tersangka ST dengan mengambil data salah satu pejabat Polda Kalsel dari Google, kemudian membuat akun Facebook atas nama pejabat tersebut dan Kartu Tanda Anggota Polda Kalsel.

“Selanjutnya tersangka AJ membuat KTP atas nama pejabat Polda Kalsel tersebut, serta membantu finishing KTA Polda Kalsel yang dibuat sebelumnya,” terangnya.

Setelah semuanya siap, menurut Kombes Pol. Budi, keduanya pun mulai menjaring korban dengan cara melakukan pertemanan via Facebook, lalu menghubungi korban via Messenger dan Whatsapp hingga melakukan penipuan dengan dalih akan mem-backup tambang dan meminta uang tiket.

“Tiket fiktif dibuat oleh AJ untuk meyakinkan korban. ST melakukan video call kepada korban dengan cara menghubungi korban dan menyalakan kamera belakang sambil menjalankan video dari HP lain tanpa suara, di mana video tersebut sudah diedit oleh AJ dari Youtube,” sebut Dirreskrimsus Polda Kaltim.

“Mereka melakukan seluruh aksinya dari dalam penjara. Celah ini harus segera diperbaiki, baik oleh sipir, maupun pihak yang bertugas,” tegasnya.

Sampai saat ini, baik pihak Polda Kalsel, Polda Kaltim, Polresta Samarinda dan Polres Kukar saling berkoordinasi untuk melakukan penyidikan dan pemeriksaan barang bukti berupa 2 unit smartphone dan 1 unit SIM card seluler.

“Perkembangan selanjutnya akan segera diinformasikan. Keduanya akan dikenakan pasal UU ITE,” pungkas Kombes Pol. Budi.

HUMAS POLDA KALTIM

Leave a Comment